Jumat, 26 Juli 2013

Di puncak asa kita terpisah Di tengah hempasan angin gunung Di tengah deru badai menggila Terlempar jauh di lumpur angan Erat kudekap tubuhmu Tak ingin beku merebutmu Erat kupeluk hatimu Tak ingin deru hujan merengkuhmu Lirih desah nafasmu Samar desah rindumu Tergulung kisaran badai kematian Masih Adakah cinta tersisa Adakah hati tersandar Lemah anganmu terbang Bertebaran katamu melayang Diantara dingin dan beku menghadang Basah Basah tubuh kita Basah angan kita Basah tersiram tetes airmata Makin erat kudekap tubuhmu Dalam kegetiran Makin erat kudekap jiwamu Dalam beku dan airmata Jiwamu terbang Melayang menembus badai Melayang bergelut dengan kematian Dengan hati kugapai tanganmu Semakin jauh Jauh… Tinggalkan jasad bekumu disini Tinggalkan sejuta kisahmu Tinggalkan sejuta cintamu Dalam pelukan sedihku Dengan desah nafas kuselimuti tubuhmu Dengan airmata kusiram tubuhmu Ya Allah… Terima penggalan hati suci ini di surgaMU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar